Mitos Larangan Melangkahi Kakak Perempuan Dalam Pernikahan

Ada ga yang punya pengalaman di langkahi adik? Nah…ini terjadi padaku. Adikku laki-laki. Pada bulan Juni 2008 lalu adikku memutuskan untuk bertunangan. Dan rencananya pernikahan dilangsungkan setelah Hari Raya Qurban. Lantas bagaimana denganku???

Pada sebagian masyarakat, memang merupakan sesuatu yang tabu jika adik melangkahi kakaknya dalam pernikahan. Bahkan ada yang baru dibolehkan menikah setelah 1 tahun kakaknya menikah. Hal ini terjadi pada temanku yang tinggal di salah satu daerah di Pasuruan. Dia harus menunggu selama 1 tahun setelah kakaknya menikah, padahal dia lebih dulu punya pasangan daripada kakaknya.

Beberapa masyarakat yang lain, mengatakan bahwa melangkahi kakak dalam pernikahan itu boleh-boleh saja, tetapi ada tradisi adat yang harus dilalui oleh sang kakak. Seperti yang pernah aku alami. Saat balesan pertunangan adikku (keluarga si perempuan datang ke keluarga laki-laki), aku harus melewati rangkaian tradisi yang menurutku cukup unik. Ketika sang calon perempuan memasuki gerbang rumah, aku disuruh menggigit janur (daun kelapa) 3x. Kemudian janurnya dipecutkan padaku 3x. tentu saja yang melakukan ini adalah orang tuaku (ibu), setelah itu janur yang tadi dipakai disimpan di kolong tempat tidurku. Katanya biar jodohku cepat melamarku. Amin….

Ada juga tradisi lain, tapi tak jelas. Karna hanya dari mulut ke mulut saja. Aku jadi teringat akan penelitan yang dilakukan temanku tentang tradisi ngelangkahi nikah yang dikaitkan dengan pandangan Islam di suatu daerah. Tapi, hasilnya aku tidak tahu pasti karena aku tidak pernah membaca penelitiannya.

Dalam islam memang tidak ditemukan dalil yang melarang seorang adik melangkahi kakaknya dalam suatu pernikahan. Jangankan melarang, dalil yang membahas permasalahan itupun tidak ada. Kalau kita melihat lebih jauh larangan itu hanya sebuah mitos yang berasal dari sebuah ketakutan orang tua jika adik melangkahi kakak, maka kakaknya bakalan jadi perawan tua atau sulit mendapat jodoh. Mungkin saja hal ini pernah terjadi pada masa lalu, sehingga tercipta sebuah rangkaian ritual yang harus dilalui oleh sang kakak ataupun sang adik. Padahal jodoh itu ada ditangan Allah dan tiap-tiap makhluk yang dilahirkan sudah punya jodoh masing-masing.

So…??? Percaya ga percaya tetap saja tradisi itu harus aku jalani. Selama tradisi itu tidak bertentangan dengan agama. Yah namanya juga usaha. Untuk saat ini usahanya adalah melestarikan dan menghargai tradisi yang ada. Tapi??? Bukan tradisi yang aku permasalahkan!!! Bukan pula agama yang aku pikirkan!!! Tapi perasaan.

Secara psikologis, awalnya aku tertekan dengan keputusan adikku. Bukan aku takut mitos bahwa aku akan jadi perawan tua. Tapi, lebih dari sekedar itu. Aku yang awalnya masih belum berfikir untuk menikah, saat itu juga dipaksa untuk berfikir kapan aku akan menikah? Masalah pasangan?aku sudah punya. Tapi aku tak bisa memaksanya untuk memberi kepastian padaku.

Dalam perenunganku yang panjang, aku berusaha mencari celah. Aku berusaha meyakinkan diri bahwa jodoh sudah Allah yang mengatur. Mungkin memang adikku lebih dulu ditunjukkan siapa jodohnya. Tapi tidak aku. Bahkan ketika perasaan takut melanda, takut jika ternyata pasanganku meninggalkan aku, aku berusaha meyakinkan diriku bahwa Allah pasti akan memberiku jodoh yang lain yang lebih baik.

Hingga akhirnya sedikit demi sedikit aku bisa menerima keputusan ini dengan lapang dada. Bagiku larangan melangkahi kakak perempuan dalam pernikahan adalah sebuah mitos yang salah. Setidaknya itulah yang ada dibenakku.

About these ads

1 Komentar »

  1. Aisah Suheri Said:

    terimaksih atas inspirasinya, karna akupun sama seperti kmu, aku dilangkahi sama adik laki-laki aku, dan akupun mera sedik sakit ketika aku berencana mw melakukan tunangan dengan pasangan aku dua hari lagi, tapi naas hari ini sontan keluarga ku menunda niatan tersebut dengan alasan nene ku lagi sakit :(


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: